Postingan

Surat di bulan ke 5

Dariku untukmu, kamu pria yang benar-benar menyebalkan yang aku cintai :* :)                 Hai kamu orang yang saat ini mengisi hati dan hari-hariku, sudah kamu memeriksa apakah masih ada aku dihatimu ? kalo aku sih selalu memeriksanya setiap hari, bahkan setiap saat dan untungnya kamu masih berada disana,  jangan kemana-mana ya ;) Sedikit bernostalgia, masih kah kamu ingat bagaimana awalnya sampai tercipta hubungan ini, dan saat-saat kita berdua menjalaninya, saat-saat yang tak akan pernah aku lupakan, dan tahukah kamu ? aku selalu tersenyum saat mengingatnya, mengingat semua tentang kita, bagaimana denganmu ? ku harap juga sama J sudahlah biarkan setiap detail dari saat-saat itu menjadi rahasia kita berdua ;* Entah apa yang harus aku tulis dalam surat ini, tiba-tiba saja aku kehilangan kata-kata, sulit rasanya mengungkapkan apa yang ada didalam pikiranku, mungkin karena aku sayang kamu :* lo...

Mamah

“Kamu itu kenapa susah banget diomonginya, kamu mau dengerin omongan siapa lagi kalo bukan omongan mamah ?” kata-kata itu terus terngiang ditelingaku, bayangan mamah yang terus berkelebat dipikiranku saling bersambut dengan teriakan-teriakan lain yang memekakan telinga “harus gimana lagi mamah ngomongin kamu ? apa harus nunggu mamah mati dulu biar kamu nyadar kalo apa yang selalu mamah omongin ke kamu bener-bener yang terbaik buat kamu ?,” Air mata mengalir deras dipipiku membasahi bantal yang sejak tadi menyembunyikan derai tangisku, bukan kali pertama mamah memarahiku mungkin itu sudah menjadi hal yang biasa dalam keseharianku tapi untuk kali ini kalimat terakhir mamah benar-benar membuatku merinding, tak pernah terbayangkan olehku apabila hal itu terjadi . *** “Putri ! ayo cepat bangun kamu mau solat jam berapa ?” seru mamah didepan kamar, ya ampun aku tuh masih ngantuk emang gak bisa ya lanjut tidur lagi. “Putri !” seru mamah lagi. Aku tahu mamah tak akan berhenti mema...

Sosokmu yang Kuindu

Aku menangis terdiam . Airmata yang mampu mewakili perasa . Saat kata tak mampu lagi terucap . Saat dimana aku merindukan sosokmu yang entah kemana . Aku harap engkau ada disini . Hadir untuk menemaniku disaat terburukku . Disaat aku terjatuh dan tak mampu untuk bangkit lagi . Aku merasakan ada sesuatu yang hilang saat sosokmu tak ada . Saat engkau tak disini bersamaku . Ku coba pejamkan mata, membayangkan sosokmu yang nyata . Kehadiran mu yang mampu tenangkanku . Kamu yang mampu membuatku tersenyum . Sosokmu yang saat ini ku rindukan 18 November 2012